site hit counter Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya | Aceh Jaya, Kerja Sama Produksi Nilam Inovasi
Selamat Datang di Website Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya

Aceh Jaya, Kerja Sama Produksi Nilam Inovasi

Kategori : Aceh Sabtu, 26 Agustus 2017 - Oleh admin_acehjaya

Sekda Aceh Jaya, Mustafa Ibrahim, S.Pd.M.Ap Sedang Menyaksikan Panandatanganan  Kerja Sama denga Atsiri Center (ARC) Yang Berlangsung DI Lantai III Gedung Rektorat Unsyiah. Jum'at (25/8) Dokumentasi Humas


Banda Aceh Dalam rangka meningkatkan pengembangan klaster Inovasi Nilam di Aceh Jaya, Pemerintah daerah melakukan Kerjasama dengan Atsiri Research Center (ARC), Universitas Syiah Kuala serta Pemerintah Aceh Jaya Yang berlangsung di Lantai III Gedung Rektorat Unsyiah Jum'at. (25/8) 

Bupati Aceh Jaya Drs.H.T.Irfan.Tb dalam sambutannya melalui Sekda Aceh Jaya Mustafa Ibrahim, S.Pd.M.Ap menyampaikan bahwa menyambut baik kerjasama tersebut, karena selama ini pemerintah daerah sedang berupaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya di bidang pertanian.

"Kami merasa bangga bisa bekerjasama dengan ARC, saat ini kami terus berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, begitu juga dengan para petani nilam, juga kami bantu baik itu alat suling maupun peralatan lainnya" tuturnya

Mustafa Menambahkan bahwa saat ini Luas Areal pertanian tanaman Nilam di Aceh Jaya sebanyak 90 hektar, dengan Jumlah petani 611 Kepala keluarga (KK) yang menghasilkan sebanyak 335/ hektar, Jumlah produktivitas 224 Kg/Hektar dengan jumlah produksi sekitar 76 TON minyak nilam, sampai saat ini lahan yang masih bisa di garap dan dikembangkan sekitar 211 hektar.Ujarnya

Ia berharap dengan adanya kerjasama ini dapat menambah minat masyarakat dalam bertani nilam di aceh jaya karena masyarakat aceh jaya pernah berjaya pada era 90-an khusus tanaman nilam.

Sementara itu ketua ARC unsyiah Dr. Saifullah Muhammad yang juga selaku pemateri Pada Focus Group Discusion (FGD) menyampaiakan bahwa tujuan dari inovasi tersebut merubah dari sesuatu menjadi lebih daya guna lagi, misalnya nilam di ubah menjadi minyak dan minyak tersebut mampu menghasilkan sebuah produk unggulan
Ia menjelaskan pemilihan Kabupaten Aceh Jaya dalam hal Kerjasama melihat beberapa unggulan diantaranya adalah pertama memiliki sejarah yang panjang dalam produksi minyak nilam, lamno, sampoiniet, Lhok Kruet, panga, dan Teunom merupakan wilayah penghasil nilam sejak puluhan tahun yang lalu. Kedua, jarak tempuh yang mudah di jangkau dengan jalan yang sangat bagus. Ketiga Lokasi yang sangat strategis wilayah barat selatan. Keempat pengembangan industri nilam secara serius telah dimulai sejak tahun 2013 yang lalu dan sampai saat ini telah terbukti koperasi industri nilam (KINA) Masih berjalan sampai saat ini dan yang terakhir adalah Pemerintah aceh jaya sangat visioner dan koperatif dalam pengembangan minyak nilam tuturnya.Pungkas Saifullah

Acara tersebut berjalan sampai pukul 12.25 menit yang didalamnya berisi materi dan diskusi tentang pengembangan nilam aceh dan Aceh Jaya untuk di jadikan inovasi

Hadir pada acara ter sebut pembantu rektor I universitas syiah kuala, Bappeda Aceh, Kasubdit pengembangan sistem dan jaringan inovasi kemenristekdikti wihat moko waskito, kepala seksi kebijakan iptek kemenristekdikti eko kurniawan, ketua seksi jaringan iptek kemenristekdikti eva yulinda, Pakar inovasi UI Avanti Vontana, Praktisi inkubator bisnis Kristanto, Tokoh Aceh Jaya Azwar taib Para forum nilam Aceh, dan para kepala dinas terkait Kabupaten aceh jaya.[]