Download Syarat dan Lampiran Penerimaan CPNS Aceh Jaya 2018 disini

Pemkab Aceh Jaya Kembali Jalin Kerjasama Untuk Kembangkan Nilam

Kategori : Pemerintahan Selasa, 01 Oktober 2019 - Oleh admin

 

 

Banda Aceh – Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya kembali melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Universitas Syiah Kuala serta PT. Haldin tentang pelaksanaan program Inovasi Nilam di Kabupaten tersebut.

“kita sangat mendukung adanya pelaksanaan program ini di Aceh Jaya. Selain membuka lapangan kerja, program ini juga akan memberikan edukasi bagi masyarakat terhadap Inovasi Nilam,” tutur Bupati Aceh Jaya, usai kegiatan berlangsung di Gedng AAC Dayan Dawood, Senin (30/9/2019)

 

Dahulu, masyarakat Kabupaten Aceh Jaya manyoritasnya memilih nilam sebagai komuniti unggulan, kualitas minyak pun menjadi terbaik dan mampu menembus pasar dunia namun seiring dampak harga yang relatif rendah membuat para petani mengalihankan untuk komuniti lainnya.

 

Saat ini, terangnya, melalui program ini akan di upayakan kembali agar nilam Aceh Jaya bisa terulang seperti sedia kala dan tentunya butuh proses panjang dalam penerapan tersebut.

“Aceh Jaya memilih prospek bagus untuk komuniti nilam dan saat ini juga masyarakat sudah memulai kembali membudidayakan komuniti ini,” paparnya.

 

Kedepan, Pemkab Aceh Jaya akan melakukan pengawalan serius terhadap penerapan dan keberlangsungan program ini serta akan terus melakukan sosialisasi dan ajakan kepada masyarakat untuk serius menanam nilam.

“kita akan lakukan pengawasan dan pendampingan dan kita menargetkan jika seluruh kecamatan di Aceh Jaya memiliki kebun nilam,” pungkasnya,

 

Snowerdi Sumardi, Chief Operating Officer PT Haldin Pacific Semesta, menjelaskan, PT Haldin dalam kerjasama ini sebagai pembeli, nantinya juga akan menjadi pemodal awal, karena suatu projeck itu agak susah menggelindingnya bila tidak ada pemodal.

"Tujuan utama kita bisa menyentuh petani nilam dan bisa mendidik masyarakat agar nilam itu bisa menjadi produk andalan, punya daya saing tinggi baik nasional maupun internasional," tuturnya.

 

Sementara itu, Rektor Unsyiah, Samsul Rizal menyampaikan, selain mencetak generasi akademisi, keberadaan Unsyiah juga harus tersentuh langsung kepada masyarakat luas maka dengan adanya jalinan kerjasama ini di harapakan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi terhadap warga.

“saya sudah sampaikan kepada profesor – profesor yang ada di unsyiah ini, kedepan cukup mengajar 3 atau 4 SKS saja, selebihnya berhadapan langsung dengan masyarakat dengan terobosan peningkatan ekonomi dan itu akan dilaksanakan,”tutupnya. []