.

Melalui Pelabuhan Calang, Aceh Ekspor Perdana CPO ke India

Kategori : Ekonomi Jumat, 18 Oktober 2019 - Oleh admin

 

Calang – Pemerintah Aceh resmi mengekspor perdana calm palm oil (CPO) sebanyak 4.900 metrik ton ke India melalui pelabuhan Calang, Kabupaten Aceh Jaya pada Kamis, (17/10). Hal tersebut sebagai terobosan terbaru pemerintah Aceh untuk meningkatkan ekspor produk lokal.

Sebanyak 4.900 metrik ton CPO dengan nilai sekitar USD 2,3 juta atau Rp 33,2 miliar diekspor oleh PT Calang Sejati Indah lewat Kapal Mekong Trans tujuan Pelabuhan Krisnapatnam, India.


Proses pelepasan ditandai dengan pengguntingan pita oleh Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, di Pelabuhan Calang, Kamis sore (17/10).


Plt. Gububernur Aceh Nova Iriansyah dalam sambutannya mengucapkan selamat atas keberhasilan dan kerja keras seluruh masyarakat Kabupaten Aceh Jaya yang menjadi pelapor perdana CPO ini diikuti dengan keberhasilan yang lainnya.

 Ia menuturkan, ekspor CPO ini merupakan era baru dalam perdagangan internasional dari Aceh.


“Selamat buat masyarakat Aceh Jaya, Pemerintah Aceh Jaya dan tentu saja PT Calang Sejati Indah, yang telah berkolaborasi dan berani berinovasi dengan membuka ekspor pertama dari Aceh, khususnya Aceh Jaya,” ujarnya.

 

Nova Iriansyah menilai bahwa keberhasilan melakukan ekspor dari pelabuhan di Kabupaten Aceh Jaya akan berdampak secara luas terhadap pembangunan ekonomi di Aceh. Menurutnya, hal tersebut menjadi momentum Aceh dalam skala global sebagai salah satu titik ekpor dunia.

 

Sebelumnya, Plt. Gububernur Aceh didampingi Bupati Aceh Jaya Irfan TB, juga meresmikan beroperasinya tangki penyimpanan CPO yang dibangun oleh PT Calang Sejati Indah, yang juga berada di kawasan pelabuhan Calang.


“Saya cukup bangga, sebab tangki yang dibangun itu telah berdiri dan siap menampung ribuan ton CPO siap ekspor. Hal ini tentu sangat mendukung aktivitas bisnis CPO di daerah ini, sebab CPO yang dihasilkan dari Aceh Jaya dan sekitarnya tidak perlu lagi dikirim ke daerah lain untuk menunggu proses ekspor,” ujar Nova.

 

Dalam kesempatan tersebut, Nova Iriansyah mengimbau masyarakat mendukung upaya Pemerintah Aceh Jaya dan PT CSI yang telah membuka kembali keran ekspor dari pelabuhan Calang ini. Upaya yang telah dilakukan pemerintah ini bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat. Bisnis tersebut akan menumbuhkan sumber ekonomi baru di Calang dan sekitarnya.

"Pemerintah berkewajiban untuk meningkatkan infrastruktur dermaga membuat ombak tidak mengganggu kapal dan bupati juga terus meningkatkan kinerjanya, serta berikan pencerahan kepada masyarakat bahwa semua ini yang paling diuntungkan adalah rakyat" terangnya.

 

Bupati Aceh Jaya T Irfan TB mengatakan ekspor dari Aceh Jaya saat ini adalah pengulangan peristiwa masa lampau, di mana pada masa lalu pantai Aceh Jaya pernah dilayari kapal dalam negeri dan luar negeri dalam urusan perniagaan.


“Pelabuhan ini bukan hanya digunakan oleh masyarakat Aceh Jaya tapi seluruh kabupaten/kota yang ada di wilayah Barat-Selatan Aceh,” terangnya


Kabupaten Aceh Jaya siap ditunjuk menjadi Kawasan Ekonomi Khusus atau Kawasan Industri Terpadu wilayah barat selatan Aceh. Bupati berharap, tidak hanya CPO yang diekspor dari Pelabuhan Calang, tapi juga komoditas lainnya.


[Humas Aceh Jaya]